Berinvestasi saham adalah salah satu cara terbaik untuk mencapai kebebasan finansial yang didambakan banyak orang selama ini. Meski bisa menjadi sesuatu yang tidak biasa dan berisiko besar, dengan adanya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menjamin keamanan penyedia saham, para investor kini bisa merasa lebih aman.
OJK membantu memantau kemajuan investasi dan melindungi investor dari praktik bisnis bodong yang mungkin muncul dengan iming-iming investasi saham.Bagi mereka yang baru mengenal dunia saham bisa mendapatkan keuntungan dari otoritas yang memantau kemajuan investasi.
Aplikasi Investasi Saham untuk Pemula
Berinvestasi saham kini tidak perlu ribet karena ada beberapa aplikasi investasi saham yang dapat didownload di HP dan langsung bisa digunakan. Keistimewaan dari aplikasi-aplikasi ini adalah diawasi oleh OJK dan juga cocok bagi pemula. Berikut adalah tujuh aplikasi investasi saham yang direkomendasikan:
1. Stokbit
Stokbit menawarkan berbagai opsi saham beserta semua informasi yang dibutuhkan calon investor. Fitur unggulannya adalah komunitas online yang memungkinkan investor untuk berkomunikasi dan bertukar saran. Fitur “Stream” mirip dengan media sosial, memungkinkan investor membuat timeline dan melacak perkembangan saham.
2. MOST Mandiri
MOST Mandiri dikembangkan oleh Bank Mandiri dan hanya bisa digunakan oleh nasabahnya. Aplikasi ini menawarkan pemesanan otomatis yang memungkinkan investor untuk membeli atau menjual saham secara otomatis. MOST Mandiri juga menyediakan layanan edukasi untuk membantu investor memahami fungsi saham dengan lebih baik.
Untuk setoran pertama, MOST Mandiri mematok harga Rp 2 juta untuk pelajar, Rp 5 juta untuk masyarakat umum, dan Rp 100 juta untuk saham full service. Biaya penjualan saham sebesar 0,28%, sedangkan pembelian sebesar 0,18%.
3. RTI Business
RTI Business dikenal sebagai aplikasi favorit di kalangan investor berkat penyajian data yang lengkap. Data yang tersedia mencakup profil perusahaan, laporan pendapatan, arus kas, neraca, serta probabilitas dan pendapatan perusahaan. Aplikasi ini juga menawarkan simulasi trading untuk membantu pemula memahami cara kerja saham sebelum benar-benar berinvestasi.
4. IPOT
IPOT dimiliki oleh PT Indo Premier Sekuritas dan memiliki fitur menarik seperti robot trading yang bisa mengeksekusi instruksi jual beli saham sesuai harga yang diinginkan. Aplikasi ini juga ramah bagi pemula karena memungkinkan deposit dengan jumlah kecil. Biaya transaksi di IPOT adalah 0,2% untuk penjualan dan 0,19% untuk pembelian.
5. Bibit
Bibit sangat direkomendasikan karena mampu memilih investasi terbaik sesuai usia, pendapatan, tingkat risiko, dan tujuan investasi pengguna. Aplikasi ini memandu pengguna untuk memprioritaskan investasi di saham, reksa dana, obligasi, atau pasar uang berdasarkan pertanyaan yang dijawab di awal. Investasi awal di Bibit bisa dimulai dengan nilai setoran Rp 10 ribu saja.
6. BCAS
BCA Sekuritas berada di bawah naungan Bank BCA dan ditujukan untuk nasabah bank tersebut. Namun, siapapun bisa menggunakannya setelah membuka rekening di BCA. Fitur unggulan BCAS adalah quick order yang memungkinkan pembelian dan penjualan saham dengan cepat. Investasi awal di BCAS membutuhkan setoran Rp 3 juta dengan biaya transaksi 0,18% untuk pembelian dan 0,28% untuk penjualan.
7. Motion Trade
Motion Trade dikembangkan oleh MNC Sekuritas, anak perusahaan MNC Group. Dengan biaya pembukaan saham Rp 100 ribu, pengguna sudah bisa menikmati fitur voice command dan advanced charting untuk analisis saham. Aplikasi ini juga bisa diakses dari banyak perangkat, termasuk smartwatch. Biaya transaksi di Motion Trade adalah 0,18% untuk pembelian dan 0,28% untuk penjualan.
Kesimpulan
Berinvestasi saham adalah jalan yang menjanjikan untuk mencapai kebebasan finansial. Dengan adanya aplikasi investasi saham yang diawasi oleh OJK, keamanan dan kemudahan berinvestasi semakin terjamin. Pilih aplikasi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan mulai langkah menuju masa depan finansial yang lebih baik.





